Skip to main content

air

Menepi cintaku pada kehampaan
Sempat terlelap pada pekat kelam
terhentak dan meneriak,
menyerapah pada langit tak bertuan
Kau begitu kuat mengayuh, sayangku
menghilang dalam pekat
aku bahkan tak kuat lagi  memegang bayangmu
kau hilang
Tak kuserapahi siapa-siapa lagi demi sesalku
ingin kutindih bertumpuk batu melenyapkannya
walau ku tahu, air tak kan lenyap seketika
kureguk juga dia suatu saat

Comments

Popular posts from this blog

Kenankan aku Tuhan

Tuhan, kenankan aku untuk mengirup semua kabut Dan menghembuskan ke gersangnya ladang hati Kenankan aku untuk menelan semua laknat dan maki, kan ku hantamkan pada mereka yang tak berhati Kuatkan aku untuk menimbun para serakah, menenggelamkan mereka dalam harta riba nya

hari ini seharusnya jangan bertanya

hari ini tak ada tanya menyapa karena tanya saling bertanya akan tanya yang bertanya-tanya tentang cinta yang katanya ternyenyak pada sepuluh musim yang meranggas hari ini seharusnya tak ada tanya ketika tanya menjawab tanya akan dua cinta yang berdamai hari ini seharusnya jangan bertanya agar tanya tak berluka dan cinta sepuluh musim tetap menyemai