Skip to main content

Cinta pertama

Malam tak tidur jua
Walau senandung jangkrik memaksa
Dan bulan meringkuk di ketiak kelapa memohon lirih:
Tidurlah cintaku
akan ku sampaikan gelisahmu padanya
tentang kutuk dirimu yang tak bergumam dan tak bersenyum ketika bersua
tentang selaksa kalimat cinta tertahan di gemeretak gigi
tentang mata luruh walau mengerling sekalipun
tentang langkah menggegas, memburu berlalu

Yakinlah
dia akan memaafkanmu
karena aku akan membawa kabar sama darinya kepadamu

Comments

Popular posts from this blog

air

Menepi cintaku pada kehampaan Sempat terlelap pada pekat kelam terhentak dan meneriak, menyerapah pada langit tak bertuan Kau begitu kuat mengayuh, sayangku menghilang dalam pekat aku bahkan tak kuat lagi  memegang bayangmu kau hilang Tak kuserapahi siapa-siapa lagi demi sesalku ingin kutindih bertumpuk batu melenyapkannya walau ku tahu, air tak kan lenyap seketika kureguk juga dia suatu saat

Kenankan aku Tuhan

Tuhan, kenankan aku untuk mengirup semua kabut Dan menghembuskan ke gersangnya ladang hati Kenankan aku untuk menelan semua laknat dan maki, kan ku hantamkan pada mereka yang tak berhati Kuatkan aku untuk menimbun para serakah, menenggelamkan mereka dalam harta riba nya

hari ini seharusnya jangan bertanya

hari ini tak ada tanya menyapa karena tanya saling bertanya akan tanya yang bertanya-tanya tentang cinta yang katanya ternyenyak pada sepuluh musim yang meranggas hari ini seharusnya tak ada tanya ketika tanya menjawab tanya akan dua cinta yang berdamai hari ini seharusnya jangan bertanya agar tanya tak berluka dan cinta sepuluh musim tetap menyemai